Postingan

Buya Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemuhammadiyahan

Gambar
Buya Ahmad Syafii Maarif menyampaikan materi di acara Kamastu. Foto: Iwan Muhammad Ridha Basri Qureta, 10 Oct 2017 Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat malam di pekan kedua Oktober 2017, penuh sesak. Ruangan utama di lantai dua yang biasa digunakan untuk acara pertemuan dan pengajian dipenuhi seribuan manusia. Tak biasa, meskipun semua meja telah disusutkan dan dijejeri ratusan kursi, tetap menyisakan banyak peserta yang harus duduk lesehan. Berdesak dan berpeluh dalam kerumunan. Kebanyakan adalah anak-anak muda. Antusiasme ini sungguh di luar prediksi panitia. Buya Ahmad Syafii Maarif yang menjadi daya pikat di malam itu turut mengapresiasi. “Perubahan dimulai oleh anak-anak muda ini. Jangan menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak berguna,” kata Buya di satu bagian Kajian Malam Sabtu (Kamastu) itu. Pekan sebelumnya, panitia menghadirkan Mun’im Sirry, dan juga sempat membludak. “Saya melihat anak-anak muda ini adalah orang-orang baik. Tidak sepert...

Muhammadiyah di Mata Nakamura

Gambar

Berita dan Foto Peluncuran Buku ‘Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin’

Gambar
Beberapa Berita terkait Peluncuran Buku Mitsuo Nakamura,  Bulan Sabit Terbit Di Atas Pohon Beringin Haedar Ajak Pengurus Pahami Betul Muhammadiyah http://harianamanah.com/m/berita-haedar-ajak-pengurus-pahami-betul-muhammadiyah Magnum Opus Kotagede https://www.wartapilihan.com/magnum-opus-kotagede/ Mitsuo Nakamura, 40 Tahun Meneliti Muhammadiyah http://www.koran-jakarta.com/mitsuo-nakamura--40-tahun-meneliti-muhammadiyah/ Prof Nakamura : Muhammadiyah Harus Tetap Memegang Posisi Sebagai ‘Sang Pencerah’ http://daulat.co/prof-nakamura-muhammadiyah-harus-tetap-memegang-posisi-sebagai-sang-pencerah/ Antropolog Asal Jepang Ini Habiskan Waktu Bertahun-tahun Pelajari Muhammadiyah http://www.tribunnews.com/nasional/2017/10/06/antropolog-asal-jepang-ini-habiskan-waktu-bertahun-tahun-pelajari-muhammadiyah Mitsuo Nakamura: Muhammadiyah Harus Komitmen Sebagai Sang Pencerah http://m.muhammadiyah.or.id/id/news-12133-detail-mitsuo-nakamura-muhammadiyah-harus-komitmen-sebagai-sang-pencerah.html Mits...

Launching "Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin"

Gambar

Buya Ahmad Syafii Maarif dan PKI

Gambar
Koran Sindo, Rabu, 4 Oktober 2017, h. 11 Ahmad Najib Burhani * Beberapa hari yang lalu penulis sebagai admin dari facebook-fanpage Muhammadiyah Studies memposting kutipan pernyataan Buya Ahmad Syafii Maarif yang berbunyi, “ PKI yang sudah masuk kuburan sejarah jangan dibongkar lagi untuk tujuan politik kekuasaan. Sungguh tidak elok, sungguh tidak mendidik. Generasi baru Indonesia jangan lagi diracuni oleh cara-cara berpolitik yang tidak beradab” . Kutipan itu berasal dari tulisan Buya sendiri di Republika, 18 Juli 2017. Postingan itu dibaca oleh lebih dari 140 ribu pengguna facebook dan di-share oleh lebih dari 710 orang. Follower dari fanpage ini sebetulnya tak terlalu banyak, sekitar 23 ribu, namun status itu mendapat respon beberapa kali lipat dari jumlah pengikut fanpage itu sendiri. Sebelumnya, meme yang sama telah dibagi lewat twitter oleh akun @biografly dan juga viral atau menjadi trending topic . Kutipan itu sebetulnya adalah sebuah nasehat dari orang tua dan guru bangsa yang ...

Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin

Gambar
Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin karya monumental Prof. Mitsuo Nakamura. Edisi yg diperluas akan diluncurkan di UMY, 30 Sep '17. Silahkan hadir! Menjadi saksi penerbitan baru karya serius ttg Muhamadiyah.

Karya James R Rush tentang Hamka

Resonansi   |   23 Agustus 2016 Karya James R Rush tentang Hamka Oleh : Ahmad Syafii Maarif REPUBLIKA.CO.ID, Jika Anda pernah membaca Resonansi bertanggal 18 Juni 2013, di bawah judul "Hamka's Great Story: Islam for Indonesia", tentu akan cepat menangkap ke mana arah tulisan kali ini. Resonansi itu adalah hasil pembicraan saya pada 8 Juni 2013 dengan Prof James R Rush di suatu tempat di Jakarta yang pada waktu itu sudah menyiapkan sebuah karya tentang Hamka (1908-1981), semacam biografi dan alur fikir tentang sosok manusia Indonesia multitalenta ini. Rush adalah guru besar sejarah pada Universitas Arizona, Amerika Serikat. Karya tentang Hamka ini semula diharapkan terbit pada 2014. Baru tahun ini menjadi kenyataan. Mengapa dimunculkan lagi karya ini? Tentu ada pemicunya. Pada 16 Agustus 2016 saya menerima email dari James Rush dengan penyesalan karena karyanya dengan judul lengkap: Hamka's Great Story, A Master's Vision of Islam for Modern Indonesia (University of...

Visitor

Online

Related Post